Selasa, 15 April 2008

DIES NATALIS STT HKBP XXX

SEKJEN HKBP Pdt. WTP SIMARMATA, MA

AMBIL BAGIAN DALAM PERAYAAN DIES NATALIS STT HKBP XXX




Pada tanggal 12 April 2008, Sekjen HKBP Pdt. WTP Simarmata, MA membuka secara resmi acara perayaan Dies Natalis STT HKBP XXX di Jalan Sangnawaluh 6 Pematangsiantar. Acara ini dirangkum dalam tiga bagian yaitu Ibadah pembukaan, seminar dan malam nada bersama para alumni.


Pada perayaan Dies Natalis STT HKBP XXX ini dihadiri oleh banyak pendeta antara lain Kepala Departemen Diakonia Pdt. Nelson F. Siregar, STh, praeses Silindung Pdt. Welman P. Tampubolon, STh, praeses Sumatera Timur Pdt. Dr. Plasthon Simanjuntak, praese Tanah Alas Pdt. Marolop P. Sinaga, MTh, praeses Humbang Pdt. Rahman T. Munthe, MTh, praeses Jakarta-2 Pdt. Armada Sitorus, MTh, praeses Tebing Tinggi Deli Pdt. Victor Sihotang, STh, dan banyak lagi.

.
.
.

Pdt. WTP Simarmata, MA memandu ceramah
dari Ev. John Bidel Pasaribu, PhD

.

Dalam kata sambutannya, Sekjen HKBP Pdt. WTP Simarmata, MA mengungkapkan bahwa STT HKBP harus tetap menjaga mutu dari lulusannya, untuk mendukung itu maka peranan dan perhatian para alumni sangat berpengaruh untuk kemajuan almamaternya.

.

Tambah lagi, Sekjen HKBP mengatakan “untuk terjun ke masyarakat, lulusan STT HKBP hendaknya memperlengkap diri dengan disiplin ilmu yang lain dalam mengelolah gereja kelak seperti akuntansi, teknologi, hukum, pertanian, peternakan dan lain sebagainya. Hal itu telah diterapkan di Filipina dan Korea sehingga lulusan mereka telah matang dalam melayani.”

Seminar yang digelar dalam perayaan tersebut mengangkat pokok-pokok penting dalam peningkatan mutu dan kualitas STT HKBP, yaitu, STT HKBP Menghadapi Strategis yang berubah oleh M.S. Siahaan, SE, MM, M.Min, Pendidikan dan Pelatihan Menghadapi Globalisasi Dunia oleh Capt. Drs. Parlindungan Siahaan, MM, kedua pembicara ini dipandu oleh Pdt. Dr. Ir. Fridz P. Sihombing, Revitalisasi dan Efesiensi STT HKBP oleh Ev. John Bidel Pasaribu, PhD dengan moderator Pdt. WTP Simarmata, MA.

Pada kesempatan itu juga, Sekjen HKBP, Pdt. WTP Simarmata, MA menjadi perantara dalam penyerahan penghargaan Muller-Kruger Awards kepada Pdt. Dr. Ir. Fridz Pardamean Sihombing yang disampaikan oleh Eyangka Desilva yang mewakili Muller-Kruger Fondation. Kegiatan ini berjalan dengan baik yang dihadiri oleh 200 orang peserta.


MP

Pesta Pembangunan HKBP Ebenezer

Sekjen HKBP, Pdt. WTP Simarmata, MA
dalam Pesta Pembangunan HKBP Ebenezer dan Seminar
Distrik XXVI Labuhan Batu


Pada tanggal 13 April 2008, Sekjen HKBP Pdt. WTP Simarmata, MA memimpin ibadah dan memeriahkan Pesta Pembangunan di Gereja HKBP Ressort Ebenezer Distrik XXVI Labuhan Batu. Jemaat yang telah menantikan kehadiran Sekjen HKBP menyambut dengan hangatnya. Gereja yang masih sederhana itu dipadati oleh 300 orang pada saat mendengarkan khotbah Sekjen HKBP. Sukacita meliputi ibadah sebab yang melayani mimbar adalah para pendeta dimana liturgis dibawakan oleh Praeses Labuhan Batu Pdt. STP Siahaan, pembacaan tingting dibawakan oleh Pendeta Ressort Ebenezer Pdt. T. Limbong dan yang berkhotbah adalah Sekjen HKBP Pdt. WTP Simarmata.

Firman Tuhan mengajak setiap jemaat untuk tetap bersukacita di dalam segala situasi yang tidak menentu seperti saat ini. Zefanya 3: 14-20 merupakan janji Tuhan yang menjamin kesejahteraan bagi umatNya pada masa penderitaan. Jemaat disadarkan agar lebih mempercayai janji-janji Tuhan dalam firmanNya. FirmanNya tidak pernah berubah, apapun yang difirmankanNya pasti terjadi. Oleh karena itu, firman Tuhan menyapa setiap umatNya disegala masa baik masa lalu, masa kini maupun masa depan untuk menikmati janjiNya.

Partisipasi jemaat dalam kesuksesan Pesta Pembangunan Gereja HKBP Ebenezer sangatlah besar sebab semua aktif untuk ambil bagian dalam pekerjaan baik dalam melayani domestik, penginapan para tamu maupun menyumbangkan dana. Pesta ini dihadiri bukan saja jemaat lokal namun jemaat gereja tetanggapun ikut ambil bagian di dalamnya seperti HKI, GKPI, Pentakosta dll. Di tengah-tengah acara ini juga diadakan pelantikan pengurus harian PGI Daerah Labuhan Batu yang dilantik secara langsung oleh Ketua PGI Wilayah SUMUT Pdt. WTP Simarmata, MA.

Kebersamaan jemaat dengan Sekjen HKBP bukan saja berhenti pada kegiatan formal gerejawi namun dilanjutkan dengan sharing, berbagi pengalaman, masalah dan kendala yang dihadapi mereka selama ini melalui media seminar yang dilaksanakan pada tanggal 14 April 2008 di HKBP Ebenezer. Sekjen HKBP menyatakan bahwa tantangan pelayanan dipengaruhi oleh Sikap konservatif gereja, gereja sibuk memperkuat diri sebagai lembaga dan pengaruh globalisasi. Oleh karena itu, sikap yang inklusif sangat menentukan dalam gerak langkah gereja di masa depan serta media-media globalisasi harus dikuasai oleh semua pelayan.

Di saat kehadiran Sekjen HKBP inilah merupakan kesempatan besar jemaat untuk minta didoakan dalam menghadapi pergumulan mereka. Doa tersebut dilakukan secara bersama-sama bahkan ada yang didoakan secara pribadi. Salah satu jemaat HKBP Ebenezer mengaku bahwa semua jemaat dipuaskan oleh lawatan Tuhan melalui kehadiran Pdt. WTP Simarmata, MA. Pendeta yang kharismatis seperti inilah yang dinantikan oleh jemaat di HKBP. Banyak hal telah diterima oleh jemaat HKBP Ebenezer dengan kehadiran Sekjen HKBP bahkan diakhir pertemuan tersebut Sekjen HKBP membagikan banyak buku untuk menambah wawasan pelayan dan jemaat dalam melihat peluang untuk transformasi jaman.

MP

Kamis, 10 April 2008

Kata Sambutan Sekjen HKBP Pada Rapat Pendeta Se-Distrik II Silindung

Parapat, Distrik II Silindung mengadakan rapat Pendeta HKBP se-distrik Silindung yang dilaksanakan pada tanggal 7-9 April 2008 di Mess HKBP Tornauli, Parapat dengan tema �Beritakanlah Injil Kepada Segala Mahkluk!� (Markus 16:15b). Rapat ini dibuka secara resmi oleh Ephorus HKBP, Pdt. Dr. B. Napitpulu dan ditutup oleh Ketua Rapat Pendeta, Pdt. Dr. J. Sirait. Pada tanggal 9 April 2008 tepatnya pada saat sebelum dilaksanakan Rapat Pleno, panitia memberikan kesempatan kepada Sekjen HKBP, Pdt. WTP Simarmata, MA untuk memberikan kata sambutannya atas berjalannya Rapat Pendeta HKBP Distrik II Silindung. Berikut ini adalah rekaman singkat mengenai kata sambutan dari Sekjen HKBP, Pdt. WTP Simarmata, MA.

sekjen.jpg

Sekjen HKBP, Pdt. WTP Simarmata, MA saat memberikan kata sambutan kepada peserta Rapat Pendeta.

Selamat Marrapot ma di hita!! Memang pada tahun ini kita sedang mempersiapkan Jubilium 150 Tahun HKBP yang disongsong dengan tahun Koinonia, Marturia dan tahun depan Diakonia. Sekedar mengingat kebelakang, Universitas Nommensen beserta sarana dan prasarananya di kompleks itu merupakan bagian dari peringatan ulang tahun HKBP, tugu peringatan di depan rumah dinas Sekjen HKBP merupakan tugu peringatan ulang tahun HKBP ke-100, serta buah dari ulang tahun HKBP ke-125 adalah gedung kantor pusat yang di atas dan Auditoriumnya. Jadi artinya setiap ada peringatan selalu ada tugu peringatan. Jadi mungkin untuk Jubilium ke-150 tahun kitalah yang memikirkan generasi yang sedang melayani saat ini di samping menjawab HKBP yang bagaimana kelak yang merayakan Jubilium ke-150. Pada saat ini, karena kita melangkah pada tahun Marturia maka bukan lagi kita menonjolkan monumental fisical tapi menatap medan pelayanan di HKBP kelak terutama di wilayah yang tradisional/pedesaan/petani yang dikategorikan miskin bahkan yang tidak dapat mambalanjoi dirinya sendiri. Apabila mereka tidak dapat mambalanjoi dirinya sendiri maka bagaimana mereka dapat mambalanjoi pelayan, kalau mereka tidak dapat mambalanjoi para pelayan maka bagaimana mereka bisa produktif dalam melayani, bagaimana mereka dapat membenahi segala sesuatu yang penting bagi hidupnya termasuk kesejahteraan, kesehatan.

Nommensen menerapkan pelayanan yang holistik dengan 4 bidang yaitu 25 % melayani di gereja (mendirikan gereja), 25% melayani di bidang pendidikan, 25% melayani di bidang kesehatan (mendirikan balai pengobatan), 25% pemberdayaan ekonomi. Tapi pada masa kini, banyak gereja hanya berfokus pada pelayanan di gereja sehingga jati diri kita yang sebenarnya hanya melayani 25%.

Dalam menyongsong tahun Marturia guna membangun kerajaan Allah maka diperlukan pemahaman teologinya, gereja bukan untuk membaptis, bukan mengkristenkan orang tetapi untuk membangun kerajaan Allah. Dalam hal membangun kerajaan Allah, orang-orang yang bersekutu di dalamnya mau dibaptis itu karena pertobatan oleh Roh Kudus. Inilah satu konsep teologi yang harus dianut dalam rangka hadir di tengah-tengah dunia yang sangat majemuk.

Perlu mengkaji ulang pemahaman pekabaran Injil karena yang kita pahami masih tradisional seperti penginjilan ke pulau Rupat, Mentawai dan orang-orang terbelakang. Tetapi sesungguhnya ada pemahaman baru yang disebut dengan era baru penginjilan yang bukan saja di daerah terpencil tapi juga harus menyentuh korban HIV/AIDS, jender, anak jalanan, aron di Sidikalang, kemiskinan, penjualan perempuan dan lain-lain.

Firman Tuhanmenunjukkan tentang oikumene yaitu pertama adalah oikos-monos (satu rumah) yaitu bumi ini adalah satu rumah untuk dihuni oleh umat manusia, yang kedua adalah oikos-nomos (ekonomi) yaitu bumi ini adalah sesuatu yang bisa menghasilkan kepada manusia. Yang ketiga adalah oikos-logos yaitu bumi ini harus dirawat, dijaga, dipetanggungjawabkan dan diwariskan kepada generasi-generasi yang akan datang. Inilah yang dikembangkan oleh Dewan Gereja se-Dunia yang membawa kita pada pemahaman Theo-Eko-Geo Oikumene. Theo Oikumene merupakan keyakinan bahwa Tuhan menciptakan dan sikap menghargai Tuhan yang menciptakan langit dan merawat bumi. Eko Oikumene yaitu menghargai bumi dengan merawat ekosistem dan merawat ciptaan Tuhan seperti tumbuhan dan lain sebagainya. Geo Oikumene (cth. geografi) yaitu penghargaan terhadap perbedaan (seperti suku, budaya, dll). Dengan pemahaman ini maka pendeta harus menjadi pionir untuk menunjukkan sikap oikumenis tersebut.

sekjen2.jpg

Sekjen HKBP menyerahkan buku kepada Praeses Distrik II Silindung, Pdt. Welman Tampubolon, S.Th

Selasa, 04 Maret 2008

Pembubaran Panitia Perayaan Natal se-Sumatera Utara

Pdt. WTP Simarmata, MA selaku ketua FKKGSU (Forum Komunikasi dan Konsultasi Gerejawi Sumut) menghadiri acara Pembubaran Panitia Perayaan Natal Umat Kristen Sumatera Utara tahun 2007 yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 1 Maret 2008 bertempat di Balai Rasa Sayang, Hotel Polonia Medan. Sebelumnya Pdt Simarmata telah memberi mandat dan melantik Panitia Perayaan Natal Umat Kristen Sumatera Utara tahun 2007 kepada Ir. GM Chandra Panggabean sebagai Ketua Umum Panitia Natal, Pdt.Dr Elim Simamora sebagai Sekretaris Umum dan Drs. Monang Simorangkir sebagai Bendahara Umum. Acara Natal itu sendiri telah berlangsung dengan sukses pada tanggal 28 Desember 2007. Pada acara itu, Pdt. Simarmata menerima Laporan Pertanggungjawaban dari Panitia yang diwakili oleh, Ketua, Sekretaris dan bendahara. Dengan diterimanya laporan pertanggungjawaban tersebut, maka Ketua FKKGSU dengan resmi membubarkan Panitia Natal tersebut.

Jumat, 22 Februari 2008

Serah Terima Jabatan dan Tugas Kepala Biro Personalia dan Biro Umum

Pada tanggal 22 Februari 2008, pukul 14.00, Sekjen HKBP, Pdt. WTP Simarmata, MA telah menyerahkan jabatan dan tugas dari Kepala Biro Personalia, Pdt. Donal Sipahutar, STh dan Kepala Biro Umum, Pdt. MV Simanjntak, STh. Penyerahan jabatan dan tugas ini dimaksudkan untuk memperjelas uraian fungsionalisasi jabatan dan tugas kedua Kepala Biro tersebut.

Dalam pengesahannya Sekjen HKBP, Pdt. Willem TP. Simarmata, MA selaku membawahi struktur jabatan Ka. Biro Personalia dan Ka. Biro Umum menegaskan perlunya komunikasi sesama biro-biro untuk menunjang sikap kerja yang profesional. Dengan penyerahan jabatan dan tugas maka diharapkan Biro Personalia dan Biro Umum dapat meningkatkan mutu pelayanan di HKBP.

Kamis, 21 Februari 2008

Konsultasi HAM (Hak Azasi Manusia) IV UEM di Batam

Acara Konsultasi HAM ini dilaksanakan di Batam mulai dari tanggal 9 - 18 Pebruari 2008. Para peserta terdiri dari sejumlah pimpinan gereja yang berasal dari Indonesia dan luar negeri. Dari Indonesia terdiri dari pimpinan gereja-gereja di Sumatera Utara, Jawa dan Papua dan dari luar negeri berasal dari Jerman, Argentina, Hongkong, Filipina, Sri langka, Kongo, Kamerun, Ruanda dan Namibia.

Menurut Sekretaris Sekber UEM Pdt. WTP SImarmata, MA, konsultasi yang bersifat internasional ini merupakan kelanjutan dari konsultasi yang diadakan di Sri langka, Namibia dan Jerman. Acara konsultasi ini membahas dampak globalisasi terhadap kehidupan manusia. Menurut Pdt Simarmata yang juga ketua PGI SUMUT, salah satu masalah HAM yang terjadi di Batam adalah penjualan manusia, oleh karena itu gereja harus ikut mencegah penjualan manusia. Pada kesempatan ini juga Pdt Simarmata mengucapkan terimakasih kepada pemerintah di Batam yang melakukan pengawasan ketat dalam upaya mencegah penjualan manusia.

Ibadah pembukaan dilaksanakan pada hari Senin, 11 Pebruari 2008 dipimpin oleh Bishop GKPI, Ds MSE Simorangkir, MTh dilanjutkan pemukulan Gong oleh Gubernur Kepri Drs. Ismeth Abdullah. Sedangkan yang menyampaikan kata sambutan antara lain: Sekjen UEM Pdt. Dr Fidon Mwembeki, Sekretaris Sekber UEM Pdt. WTP Simarmata, MA, Sekretaris JPIC UEM Pdt. Dr Jochen Motte dan Moderator UEM Bishop Zepanya Kameeta.
Penceramah dalam konsultasi internasional ini antara lain, Bishop Benson Bagonza (Tanzania), Nicholas (Argentina) , Hans Schwabe (Jerman), Pdt. Dr SAE Nababan, Prof Musda Mulia (intelektual Islam), Gunter Nooke (Komnas HAM Jerman), Jochen Motte, Dr. Jayadi Damanik, Prof Dr Payaman SImanjuntak, Dr. Kakule Molo (Kongo) dan Hans Jurgen (Jerman).

Hari pertama membahas tantangan yang dihadapi gereja dalam konteks globalisasi di Asia, Eropa dan Amerika. Hari kedua membahasagama, budaya dan HAm dalam era globalisasi. Hari ketiga membahas perlindungan martabat manusia. Peserta juga diajak mengunjungi tempat-tempat pemukiman buruh dan sejumlah perusahaan guna melihat hubungan buruh dan perusahaan di Batam.

Pada hari Sabtu, 16 Pebruari 2008 diadakan Kebaktian Raya bersama buruh di Stadion Olahraga Batam yang dihadiri sekitar 4000 orang. Kotbah disampaikan oleh Bishop Zepanya Kameeta yang diambil dari Injil Lukas 4: 18-19, beliau mengajak umat Kristen untuk menyampaikan/ mebawa kebebasan bagi semua umat manusia dan seluruh makhluk ciptaan Tuhan.

Rabu, 13 Februari 2008

Natal bersama Sekjen HKBP dan BIbelvrouw pensiun

Pada hari kamis, tanggal 20 Desember 2007, Sekjen HKBP Pdt. WTP Simarmata, MA beserta ibu dan staf menghadiri perayaan Natal Bibelvrouw Pensiun dan bibelvrouw yang aktif yang melayani di Distrik V Sumatera Timur. Perayaan Natal ini dilangsungkan di Perkampungan Bibelvrouw Eben Ezer, Sinaksak, Pematangsiantar. Hadir juga dalam acara tersebut Pdt. Dr. Plasthon Simanjuntak (Praeses HKBP Distrik V Sumatera Timur), Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing (Ketua STT HKBP), beberapa orang pendeta yang melayani di Distrik V Sumatera timur dan 2 orang pendeta pensiun (Pdt. Ch.T Napitupulu dan Pdt. S.P Sihombing).

Acara natal bersama ini merupakan ide dari Pdt. WTP Simarmata,. MA dan para pimpinan/ pengurus Eben Ezer (Biv. Siti Lamroma Nainggolan) yang pada awalnya merencanakan Natal bersama hanya dengan para bibelvrouw yang telah pensiun. Ide ini muncul ketika Sekjen HKBP berkunjung ke perkampungan Eben Ezer ( bulan September dan Oktober 2007 ) untuk melihat situasi dan kondisi para bibelvrouw yang telah pensiun. Ada 12 orang bibelvrouw pensiun yang tinggal di perkampungan eben ezer tersebut, dua orang diantaranya tidak dapat duduk dan berdiri lagi sehingga hanya berbaring di tempat tidurnya, sementara beberapa orang harus menggunakan alat bantu (tongkat) untuk dapat berjalan. Setelah mengunjungi para bibelvrouw pensiun di kamarnya masing-masing, Pdt. WTP Simarmata, MA dan inang mengajak mereka untuk berkumpul di pekarangan Eben Ezer yang rindang dan sejuk untuk berbincang-bincang/ beramah tamah. Dalam ramah tamah inilah muncul ide untuk marayakan Natal bersama.

Pada awalnya perayaan natal ini direncanakan hanya diikuti oleh Pdt. WTP Simarmata dan para bibelvrouw pensiun. Rencana awalnya hanya ingin membuat suatu perayaan Natal sederhana atau “kecil“. Namun ide ini kemudian berkembang sehingga turut juga mengundang para bibelvrouw aktif yang melayani di Distrik V, Bapak Praeses HKBP Distrik V, beberapa pendeta, diakones dan tamu lainnya untuk diikutsertakan dalam perayaan tersebut.

Pada perayaan Natal bersama ini, pelayanan Firman dilayani oleh Pdt. Martha Hutahaean dan pelayanan Perjamuan Kudus dilayani oleh Pdt. Sondang Napitupulu. Dalam khotbahnya yang diambil dari 1 Yoh 4:19 (sekaligus sebagai thema perayaan natal ini), Pdt. Martha mengatakan bahwa orang percaya harus senantiasa memupuk rasa saling mengasihi dan memahami perasaan orang lain, karena hanya dengan demikianlah maka kita dapat saling memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada. Kita harus mengasihi sesama karena Allah telah lebih dahulu mengasihi kita, kita telah lebih dahulu merasakan kasih dan kebaikan Tuhan atas hidup kita. Dengan adanya kasih, kita dimungkinkan untuk bisa sehati, sepikiran dan seperasaan. Pada akhir khotbahnya, Pdt Martha Hutahaean mangatakan bahwa Tuhan akan senantiasa menguatkan kita untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan baik, melayani dan mengasihi sesama. Ini telah terbukti dalam kehidupan para bibelvrouw yang telah menyerahkan sebagian besar waktu/ hidupnya untuk melayani di gerejaNya.

Acara ibadah bersama dilanjutkan dengan Perjamuan Kudus yang dilayani oleh Pdt. Sondang Napitupulu. Kemudian setelah selesai ibadah, acara dilanjutkan dengan kata-kata sambutan yang disampaikan oleh Biv. Roslinda Sihombing (Ketua panitia Natal), Biv br. Siregar (mewakili bibelvrouw pensiun), Biv. Siti Lamroma Nainggolan (Pimpinan Eben Ezer), Pdt. Dr. Plasthon Simanjuntak (Praeses HKBP Dist. V Sumatera Timur) dan terakhir oleh Pdt. WTP Simarmata, MA (Sekjen HKBP)

Selasa, 12 Februari 2008

Perayaan Natal Keluarga Besar Telkom

Pdt WTP Simarmata, MA menghadiri undangan perayaan Natal Keluarga Besar Telkom Se- Kota Medan yang dilaksanakan pada hari Jumat tangggal 14 Desember 2007 di Hotel Danau Toba Medan. Dalam perayaan Natal ini, beliau menyampaikan khotbahnya yang diambil dari Titus 2: 12: “ Hiduplah bijaksana, adil dan beribadah dalam dunia sekarang ini (sekaligus menjadi thema Natal Telkom). Panitia mengundang Bapak Pdt. WTP Simarmata, MA bukan hanya sebagai Sekjen HKBP, tetapi juga sebagai Ketua Forum Komunikasi & Konsultasi Gerejawi Sumut (FKKGSU) dan sebagai Ketua PGI – SU. Setelah selesai ibadah Natal, acara dilanjutkan dengan hiburan Natal, Laporan ketua panitia, kata sambutan dan penyerahan bantuan sosial. Acara penyerahan bantuan sosial ditandai dengan penyerahan bantuan 1 unit komputer kepada PGI-SU. Perayaan Natal tersebut dihadiri juga oleh Bapak Oloan Sihombing (mewakili Gubernur Sumatera Utara) para pejabat Telkom dan jajarannya, antara lain: Bapak Muhammad Alawudin (EGM Divre I Sumatera), Bapak Bambang (Deputi EGM Divre I), dll.

Pdt. WTP Simarmata, MA menghadiri Reuni Akbar EE Medan

Pdt. WTP Simarmata, MA selaku Sekjen HKBP dan Ketua PGI–SU (Persekutuan Gereja-gereja Indonesia wilayah Sumatera Utara) menghadiri acara reuni Akbar EE Medan (Evangelism Explosion) yang dilangsungkan di Hotel Danau Toba Medan tanggal 8 November 2007. Acara reuni ini diawali oleh ibadah yang diikuti oleh kata-kata sambutan yang disampaikan oleh Pdt. Sarlen Tobing, MA (Ketua panitia reuni EE Medan 2007), Ibu Mery Pardede (Penasehat EE Medan), Rev. Rod Story (Directur EE Oceania) dan terakhir kata sambutan dari Pdt. WTP Simarmata, MA selaku ketua PGI-SU. Dalam kata sambutannya, Pdt. Simarmata mengatakan bahwa ia sangat mendukung berdirinya EE dan program-program EE di Indonesia, karena program EE memperlengkapi para pelayan dengan metode-metode penginjilan, metode konseling dan pendekatan kepada sesama manusia. Pdt. Simarmata juga mendukung para pendeta HKBP untuk berpartisipasi dalam setiap kegiatan dan program EE karena hal ini berguna/ mendukung bagi pelayanan.

Minggu, 03 Februari 2008

Ceramah Pada Rapat Biro Informasi HKBP di Tornauli Parapat

Pada tanggal 31 Januari 2008 Sekjen HKBP, Pdt. Willem TP. Simarmata membawakan ceramah kepada segenap anggota Biro Informasi. Dalam ceramah singkat tersebut beliau mengajak kepada segenap anggota Biro Informasi untuk mementingkan informasi dua arah baik yang bersifat internal maupun external.

Di sela-sela ceramah tersebut beliau juga memberikan saran agar informasi HKBP dapat bersaing seiring pesatnya perkembangan arus teknologi dan informasi.

Dalam ceramah tersebut hadir juga kepala Biro Informasi, Pdt. Maulinus U.W. Siregar, STh. dan segenap anggota Biro Informasi HKBP dari setiap unitnya.